Minggu, 05 Februari 2012

TIPS MERAWAT BATRAI NOTEBOOK

























Baterai Lithium Ion merupakan sebuah perangkat penting yang 
seringkali dilupakan oleh para pengguna notebook. Baterai ini lah yang 
memberikan daya kepada notebook ketika Anda berada di luar ruangan atau 
sedang tidak ada sumber listrik. Oleh karena sering terlupakan, baterai 
mejadi tidak terawat dan akhirnya menjadi rusak. Satu-satunya solusi 
bagi Anda untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan cara 
membeli perangkat bateri baru. Namun, tahukah Anda kalau ada beberapa 
cara mudah untuk menjaga keawetan baterai notebook?



Bukan rahasia lagi kalau baterai Lithium Ion akan terus berkurang 
kinerjanya dari bulan ke bulan. Banyak sekali faktor yang membuatnya 
kehilangan kekuatan, salah satunya adalah panas yang berlebihan dan 
buruknya sirkulasi udara dari casing notebook. Biasanya baterai notebook
akan berkurang kekuatannya dengan seiringnya waktu, terkadang hingga 
mencapai 50 persen setelah 12 – 18 bulan tetapi hal ini tidaklah 
tergantung kepada karakter si pemakai notebook. Kami akan mencoba 
memberikan beberapa tips yang mungkin akan berguna untuk Anda untuk 
merawat baterai.


1. Charge Me Up

Isi baterai notebook Anda selama 12 jam, saat pertama kali 
menggunakan notebook yang baru dibeli. Setelah itu, Anda dapat 
menggunakan notebook tersebut sampai baterai menunjukkan indikator di 
mana Anda harus melakukan charging lagi. Lakukan hal ini sampai 3 kali 
(isi penuh, kemudian kosongkan). Hal ini juga berlaku kepada baterai 
yang cukup lama disimpan untuk beberapa waktu. Bila Anda menemukan 
gejala baterai notebook harus di charge beberapa kali dalam sehari, 
segera ganti baterai tersebut dengan unit baru.

2. Maintenance Me

Simple tetapi jarang dilakukan. Hal ini yang sering kami temukan 
dalam keseharian di lingkungan manapun. Cobalah untuk paling tidak 
melakukan defragment storage notebook seminggu sekali karena dengan 
begitu notebook akan berkerja lebih mudah yang berimbas pada pemakaian 
daya yang lebih kecil. Bersihkan notebook dengan menggunakan blower 
angin pada casing bagian keluar dan masuk udara dari debu sehingga 
sirkulasi pembuangan panas yang dihasilkan dari hardware berjalan dengan
lancar. Kontak metal pada baterai dan notebook dibersihkan dengan 
menggunakan lap yang diberi alkohol untuk menjaga arus listrik agar 
tetap stabil.

3. Keep me breathing

Udara segar merupakan sebuah keharusan ketika Anda menggunakan 
notebook. Hindari mengunakan notebook di tempat lunak seperti di 
pangkuan kaki, selimut, bantal, dan lain sebagainya. Penggunaan di 
tempat lunak akan membuat sirkulasi udara masuk terganggu. Tempat lunak 
akan membuat lekukan yang akan mengakibatkan hal tersebut. Bila Anda 
gemar menggunakan notebook di tempat tidur, usahakan menggunakan sesuatu
yang keras sebagai alas untuk notebook tersebut. Saran kami, gunakan 
pendingin tambahan bila bekerja di meja karena akan menurunkan suhu 
notebook secara keseluruhan.

4. Don’t cook me

Penempatan notebook juga memberikan dampak pada baterai. Jangan 
menempatkan atau menyimpan notebook di tempat yang panas, seperti 
meninggalkan di dalam mobil yang terjemur terik matahari. Ada baiknya 
bila Anda membiarkan notebook tersebut pada suhu ruangan yang ideal 
untuk menghindari kerusakan fatal. Suhu ideal untuk sebuah baterai 
lithium ion ketika digunakan adalah di kisaran suhu 20 – 25 derajat 
Celcius.

5. Give me less to work on

Matikan semua aplikasi yang tidak digunakan seperti multitasking, 
penggunaan optical drive, speaker, melakukan download, menginstal 
aplikasi, dan lain sebagainya. Dengan begitu Anda dapat mengirit daya 
baterai lebih lama dan baterai juga terhindar dari keharusan memberikan 
daya yang besar pada notebook. Selain itu redupkan layar hingga 10 – 25 
persen.

6. Setting me

Pada setiap notebook pastinya Anda akan menemukan aplikasi power 
management, Anda tinggal melakukan beberapa setting sesuai dengan 
kebutuhan Anda sehingga penggunaaan daya baterai pada luar ruangan akan 
semakin lama. Ada tiga setting power management yang ada di Windows, 
yaitu High Performance, Balance, dan Power Saver. Ketika Anda mencabut 
listrik dari notebook, biasanya notebook akan masuk ke mode 
tersebut. Fungsi hibernate juga sangat membantu sekali ketika Anda sama 
sekali tidak menggunakan notebook tersebut. Fungsi hibernate dapat 
menghidupkan notebook hanya dalam waktu 2 detik dan Anda dapat 
menemukannya pada kelas Ultrabook.

7. Don’t play doctor with me

Jangan pernah membongkar baterai lithium ion sendiri karena merasa 
dapat memperbaiki atau hanya sekadar ingin melihat isinya. Baterai 
lithium ion mengandung muatan listrik dan racun. Kemungkinan terburuk 
yang dapat terjadi adalah Anda salah membongkar dan terjadi arus 
listrik, baterai dapat meledak atau terbakar. Jangan pernah membuang 
baterai notebook bekas ke dalam api karena dapat meledak atau 
membuangnya ke air karena mengandung racun yang akan merugikan orang 
lain.

8. Replace Me

Ketika Anda harus melakukan charge baterai Anda beberapa kali dalam 
sehari, pastikan Anda menggantinya dengan yang baru. Direkomendasikan 
untuk menggunakan baterai yang memang diperuntukkan untuk notebook Anda.
Jangan tunggu lagi, karena baterai notebook adalah nyawa kedua ketika 
Anda harus menggunakan notebook di luar ruangan atau jauh dari sumber 
listrik.

Sumber : Intel


Bila sedang memakai adaptor listrik, mana yang lebih baik, baterai notebook dilepas ataukah dipasang? Sering kali, bahkan berkali-kali pertanyaan ini dipertanyakan kepada saya. Sebelum saya memberikan tips, alangkah baiknya Anda mengetahui tentang baterai.

Saat ini sebagian besar notebook yang beredar menggunakan baterai 
lithium ion yang lebih ringan dibandingkan dengan NiCAD yang digunakan 
sebelumnya. Lithium ion yang sekang dipergunakan lebih mudah 
perawatannya karena Anda tidak perlu menunggu habis baru bisa melakukan 
recharge ulang untuk mengisinya lagi. Jadi, dalam keadaan belum habis 
pun tidak diharamkan untuk melakukan pengisian ulang. Akan tetapi, yang 
perlu diingat, baterai lithium ion tidak dapat disimpan dalam waktu lama
tanpa dipakai sama sekali. Baterai ini akan rusak karena senyawa 
baterai akan mengering.

Lalu bagaimana baiknya? Saya akan mencoba memberikan tips yang mudah 
supaya baterai lebih lama masa pakainya. Anda tidak perlu takut baterai 
pada notebook akan rusak karena adaptor terus menerus terpasang. Adaptor
yang diberikan pada paket penjualan akan memutuskan arus listrik bila 
baterai telah penuh. Jadi, Anda tidak perlu takut baterai akan 
over-charge.

Ada baiknya Anda biasakan dua atau tiga hari sekali menghabiskan daya
baterai dengan cara menggunakan daya baterai saja saat digunakan dan 
bila warning low baterai muncul, Anda tinggal memasang adaptor kembali. 
Bila Anda seseorang yang sering menggunakan notebook di luar ruangan 
maka secara tidak sadar Anda melakukan ini berulang kali.

Hal ini persis sama dengan kebiasaan banyak pengguna handphone. Pada 
saat kosong atau Anda beristirahat malam lagi, Anda akan mengisi daya 
baterai. Satu hal yang perlu diingat, baterai juga mempunyai masa pakai,
sehingga akan terjadi penurunan daya baterai sedikit demi sedikit 
seiring dengan berjalannya waktu. O YA KAH?



SUMBER

0 komentar:

Posting Komentar